Gizi

Tampilkan postingan dengan label Gizi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gizi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Oktober 2017

[D(iet) 2 + Aktvs T(ubuh) 2 ] = BB (Sekseeeh) + Sehat3


Oleh
Galuh Candra Irawan, SKM, M.Gizi

Berat badan saat ini menjadi hal yang masih sangat menarik untuk dibahas karena seseorang berpenampilan baik atau gak kadang tergantung berat badanya yang dampaknya pada tubuh terlihat ideal atau berlebih bahkan berkurang. Berat badan menajdi penting ketika seseorang telah sadar akan penampilanya di tambah informasi informasi kesehatan yang tersebar bahwa berat badan akan mempengaruhi derajat kesehatan seseorang terutama para wanita yang ingin tampil ideal,tidak hanya wanita saja ternyata pria pun begitu menganggap penting berat badan.

Mengatur berat badan dengan berbagai cara memang benar adanya untuk membentuk tubuh yang ideal. Salah satunya dengan berberbagai macam diet,ada diet OCD,diet Mayo, diet ini diet itu banyaaaak pokoknya kalau bicara soal ragam modifikasi diet. Ada  diet yang extreme benar benar seperti menyiksa diri dan ada pula diet yang gak begitu extreme. Apapun bentuk dietnya pada dasarnya adalah untuk ngurangi jumlah asupan zat gizi yang masuk kedalam tubuh. Bisa juga sebagai bahan pengganti makanan yang dianggap memiliki nilai lebih baik ketimbang bahan makanan sebelumnya,biasanya karena kandungan serat yang cukup untuk pencernaan misalnya gak makan nasi atau mie sama sekali kemudian diganti dengan kentang,gandum utuh atau pisang. Karena salah satu faktor penambah kenaikan berat badan tidak hanya asupan lemak saja tetapi asupan karbohidrat berlebih pun sebagai faktor kenaikan berat badan sebagai pengahasil kalori dalam tubuh. Boleh boleh aja berdiet asal hak tubuh untuk mendapatkan asupan gizi  baik zat gizi makro seperti Karbohidrat, Lemak, Protein  serta  zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral yang seimbang juga harus terpenuhi.

Keberhasilan sebuah program diet ada dua yaitu Disiplin dan Kontinyu. Dengan disiplin kita dilatih untuk menahan berbagai godaan makanan makanan yang enak di lidah tapi gak enak untuk selanjut selanjutnya agar tubuh tidak di masuki hal hal yang dapat merusak program diet anda,memang seperti terkesan menyiksa diri tetapi inilah disiplin sebuah karakter yang dipaksa dibentuk dalam diri untuk mempertahankan keinginan terhadap keberhasilan program diet. Kemudian Kontinyu, bila suatu saat program diet kita berhasil maka bukan berarti kita stop sampai di sini kita harus tetap melakukanya untuk menjaga dan mempertahankanya karena sel dalam tubuh kita tetap bekerja norma seperti sebelum, on diet,atau pasca diet untuk memetabolisme zat gizi yang masuk kedalam tubuh. Jadi kalo gak dijaga akan di khawatirkan tubuh kembali melaarrr seperti gak diet sama sekali gitu kan percuma jadinya seperti rumput yang telah di pangkas akan tetap tumbuh secara alami begtu juga sama tubuh kita.

Bagaimana dengan aktivitas tubuh? Apakah mempengaruhi BB? Yup benar sekalee tanpa adanya aktivitas fisik yang baik maka Diet apapun akan gagal kecuali gak makan seminggu nah itu beda cerita lagi. Kenapa aktivitas fisik mempengaruhi? Karena aktifitas fisik akan membantu tubuh melepas dengan ikhlas kalori. Kalori merupakan hasil akhir dari metabolis karbohidrat,Lemak dan Protein yang bila tidak digunakan atau tidak untuk aktivitas apapun akan tetap berada di dalam tubuh dan tubuh pun akan menyimpan dengan senang hati bisa dalam bentuk kalori atau dalam bentuk lemak yang akan di simpan di otot dan sebagian besar pada wanita disimpan dibawah jaringan kulit karena simpanan lemak dalam tubuh manusia tidak dibatasi oleh tempat karena bisa di bilang tubuh kita elastis sehingga ini yang menyebabkan tubuh seseorang terlihat melarrrr kaya kerupuk kalo digoreng.

Nah sekarang aktivitas apa sih yang mampu dan efektif untuk membakar dan melepas kalori? Aktitivitas yang tentunya memiliki buangan kalori yang tinggi seperti berenang, lari maraton, Sepak bola, dan GYM atau fitness. Bahkan GYM ternyata lebih ampuh loh membuang kalori karena  kita melatih otot dengan angkat beban maka sel dalam otot pun akan terstimulasi untuk melepas kalori tubuh yang berlebih yup karena sel otot juga bnyak menyimpan kalori dan pembentukan energi atau kalori sebagian besar berada di sel otot sehingga bila kita melatih otot untuk angkat beban maka seperti menguras paksa energi di gudang dan pabriknya.

Untuk itu di sarankan bagi yang sudah diet ini itu tetapi belum berhasil bisa di coba untuk tetap diet tetapi di imbangi oleh aktifitas fisik seperti GYM tetapi dengan prosedur prosedur yang tepat agar aman dari cidera otot maupun hal lainya yang bisa saja terjadi pada pusat kebugaran.
                                                        

Minggu, 10 September 2017

Kalsium pada Tubuh Manusia


Kalsium
Dasar dari semua kehidupan adalah mineral. Mineral menyediakan zat yang kaya untuk kehidupan tanaman, yang juga memberi manusia bentuk kehidupan. Mineral membantu memulai banyak tindakan dalam tubuh manusia, dari saraf hingga ritme jantung. Salah satu mineral yang penting dalam tubuh manusia adalah kalsium. 

Kandungan kalsium dalam tubuh manusia lebih banyak daripada mineral lainnya. Peranan kalsium dalam tubuh adalah membantu pembentukan tulang dan gigi serta proses biologis manusia. Kalsium dalam sirkulasi darah dan jaringan tubuh berperan dalam kontraksi otot,penggumpalan darah dan membantu reaksi enzimatis.

Menurut beberapa literatur, setelah umur 20 tahun tubuh manusia akan mengalami kekurangan kalsium sebanyak 1% per tahun dan setelah umur 50 tahun jumlah kalsium dalam tubuh manusia akan menyusut sebanyak 30%. Kehilangan kalsium akan menimbulkan beberapa gejala yaitu kurang nafsu makan, gelisah, banyak keringat dan sembelit.

Di masa anak dan remaja, tubuh membangun kalsium digunakan untuk membangun tulang dan akan berakhir pada masa remaja. semakin bertambah usia maka semakin berkurang kalsium tubuh kita. Peranan kalsium lainnya pada anak dapat meningkatkan tinggi badan secara optimal. oleh karenanya konsumsi makanan sumber kalsium sangat penting dalam pertumbuhan anak.

Oleh karenanya, untuk meminimalisasi kurangnya kalsium pada tubuh maka kita harus memulai dari saat ini agar mengonsumsi makanan yang dapat memenuhi kebutuhan kalsium tubuh. Kebutuhan sehari untuk kalsium adalah 800-1000 mg. Makanan sumber kalsium yaitu susu, sayuran brokoli, kacang-kacangan dan biji-bijian dapat memenuhi kebutuhan akan kalsium kita.

Selain itu, kita perlu mengetahui bahwa ada sejumlah makanan atau minuman dan zat yang apabila dikonsumsi berlebihan akan mengurangi kadar kalsium dari tulang dan menguras cadangan kalsium tubuh. Minuman seperti kopi, minuman mengandung soda dan alkohol
adalah contohnya.  

Oleh Taufik Maryusman, S.Gz, M.Gizi, M.Pd

Diet Rendah Lemak Berbahaya Bagi Tubuh


Pola Diet Yang Benar
Gizi selain dibutuhkan untuk keperluan umum, juga dibutu hkan untuk memelihara fungsi sistem imunitas secara benar. Sel limfosit merupakan salah satu komponen sistem imun yang sangat aktif dalam proses metabolisme. Apabila tubuh kekurangan gizi terutama lemak, maka timbulah defisiensi imun sekunder.

Kita memiliki membrane sel yang dimana tersusun oleh dwilapisan asam lemak. Kadar asam lemak pada membrane sel dipengaruhi oleh kadar lemak dalam serum, sehingga kandungan lemak dalam makanan akan mempengaruhi membrane sel. Akibat hal tersebut keadaan membrane sel pada sel imunokompnten akan berpengaruh pada respon imun. Kolesterol dan asam lemak pada membran sel mempengaruhi kecairan membran sel tubuh kita. Tingkat kecairan membran sel  sangat penting untuk perpindahan molekul fosfolipid dari sebelah dalam ke sebelah luar. Apabila asam lemak mengalami defisiensi dalam sel tubuh maka mempengaruhi respon imun terhadap antigen (Bakteri, Virus dan Parasit).

Disamping dampaknya kekurangan asam lemak pada struktur membrane sel maka kurangnya asam lemak dalam tubuh mengakibatkan hambatan absorbs bahan makanan yang larut dalam lemak seperti bebarapa vitamin (A, D, E, DAN K) sehingga metabolism yang dilakukan tubuh tidak akan optimal dan munculah penyakit yang berhubungan dengan fungsi sel dan jaringan.


Dimasyarakat sekarang sedang digencarkan kampanye mengenai Diet Rendah Lemak. Apabila ini menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat dengan dalil dapat mengurangi berat badan dan lemak tubuh maka sejatinya ini malah akan MERUSAK SISTEM IMUNITAS TUBUH KITA dan menimbulkan banyak penyakit yang berhubungan dengan SEL DAN JARINGAN TUBUH. Jangan karena hanya ingin berpenampilan menarik namun merugikan TUBUH KITA. Bijaklah dalam menerima informasi dan lakukanlah konsultasi kepada Ahli Gizi agar kita menjalani hidup penuh dengan ARTI. 

Oleh Taufik Maryusman, S.Gz, M.Gizi, M.Pd

Sabtu, 09 September 2017

Yuk Tidur Teratur


Tidur
Portal Gizi -- YUK TIDUR TERATUR.....

Kita di indonesia sering teroksidasi dengan lingkungan yang buruk. pada diri seseorang yang teroksidasi sering menyebabkan berbagai masalah kesehatan diantaranya kulit berkerut dan kerusakan DNA sel.

Melatonin adalah salah satu antioksidan yang paling ampuh yang dapat menangkal oksidasi dalam tubuh. Produksi melotoni dikeluarkan oleh siklus SIANG DAN MALAM. Kegelapan malam adalah salah satu tanda bagi tubuh untuk memproduksi MELATONIN. jIKA anda mulai mengantuk maka itu tandanya melatonin dalam tubuh anda sudah mulai diproduksi dan pada saat bersamaan DETAK JANTUNG dan pencernaan melambat, suhu tubuh dan tekanan darah turun, dan KESIAGAAN BERKURANG.

Nah, disaat inilah kita dianjurkan untuk segera tidur karena TIDUR TERATUR DAN SESUAI KONDISI TUBUH sangat berpengaruh terhadap berkurangnya TEKANAN FISIK, LINGKUNGAN DAN EMOSIONAL serta akhirnya MEMBUAT AWET MUDA.


Oleh Taufik Maryusman, S.Gz, M.Gizi, M.Pd


Jumat, 08 September 2017

Gizi dan Kesehatan Anak dalam Pandangan Islam


Gizi Anak
Portal Gizi -- Indonesia mengalami dua masalah gizi yang besar. Selain masih kekurangan gizi, kita juga mulai kelebihan gizi.  Anak blita, anak sekolah, remaja dan orang dewasa masih banyak yang kurus, tetapi sekaligus mulai banyak yang gemuk.

Keadaan Gizi di Indonesia,

Masalah gizi yang belum selesai adalah masalah gizi kurang dan pendek (stunting). Pada tahun 2013 prevalensi anak stunting 37.3 %, artinya 1 diantara tiga anak kita kemungkinan besar pendek. Sementara prevalensi gizi kurang telah turun dari 31% (1989), menjadi 17.9% (2010). Dengan capaian ini target SDGs sasaran 1 yaitu menurunnya prevalensi gizi kurang menjadi 15.5% pada tahun 2019 diperkirakan dapat dicapai. 


Disparitas masalah gizi kurang menurut propinsi sangat lebar. Beberapa propinsi mengalami kemajuan pesat dan prevalensinya sudah relatif rendah, tetapi beberapa propinsi lain prevalensi gizi kurang masih sangat tinggi.

Hasil Riset Kesehatan Dasar 2010 mengungkapkan bahwa faktor pengetahuan, perilaku masyarakat sangat berpengaruh terhadap kejadian gizi kurang di masyarakat. Data lain menunjukkan bahwa prevalensi gizi kurang juga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan. Sementara itu, masalah gizi yang mengancam kesehatan masyarakat (emerging) adalah gizi lebih. Hal ini merupakan masalah baru selama beberapa tahun terakhir, yang menunjukkan kenaikan. Prevalensi gizi lebih, baik pada kelompok anak-anak maupun dewasa meningkat hampir satu persen setiap tahun. Prevalensi gizi lebih pada anak-anak dan dewasa, masing-masing 14,4% (2007) dan 21,7% (2010).

Di samping itu, secara umum pola konsumsi pangan masih belum mencerminkan pola makan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Karakteristik pola konsumsi pangan masyarakat (Susenas, 2011), antara lain: Konsumsi kelompok minyak dan lemak, sudah diatas anjuran kecukupan; Konsumsi sayur/buah baru mencapai 63,3%; Konsumsi pangan hewani 62,1%; Konsumi kacang-kacangan 54%; Konsumsi umbi-umbian 35,8%; dan Kontribusi pangan olahan dalam pola makan sehari-hari sudah tinggi.

Kekurangan dan kelebihan gizi sama-sama berdampak negatif. Kekurangan gizi berhubungan erat dengan lambatnya pertumbuhan tumbuh (terutama pada anak), daya tahan tubuh rendah sehingga mudah sakit, kurangnya kecerdasan dan produktivitas kerja rendah. Adapun kelebihan gizi ditandai dengan kelebihan berat badan dan gemuk- berisiko terkena berbagai  penyakit kronis /degenerative, seperti diabetes, tekanan darah tinggi,  PJK, Stroke, penyakit asam urat, dan beberapa jenis kanker.


Apa  solusinya, yaitu “”Gizi Seimbang””

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan da berat badan ideal.

  • Pentingnya membiasakan makan makanan beraneka ragam 


Membisaakan makan  makanan beraneka  ragam adalah prinsip pertama  dari  gizi seimbang  yang Artinyya, setiap manusia dimana saja membutuhkan makanan yang beranekaragam, karena tak ada satu pun makanan yang mengandung seluruh zat gizi yang dibutuhkan tubuh, kecuali ASI untuk bayi sampai umur 6 bulan. Makin beragam maka makin terpenuhi kebutuhan akan berbaggai zat gizi…


Pola makan ber—Gizi seimbang bukan hanya memerhatikan zat gizi makro  dan air, melainkan sumber zat gizi mikro juga…

Zat Gizi Makro: Karboohidrat, Protein dan Lemak
Zat Gizi Mikro; Vitamin dan Mineral


  • Pentingnya Pola Hidup Bersih

Prinsip Kedua dari pola makan dengan gizi adalah pola hidup bersih bahkan dalam agama islam terdapat kaidah yang mengatakan “Kebersihan adalah sebagian dari Iman”. Pola ber-gizi seimbang akan menjadi tak berguna bila tidak diikuti dengan pola hidup bersih. Seperti cuci tangan sebelum makan dengan air bersih dan sabun, menyajikan makanan dalam kondisi tertutup agar tidak dihinggapi oleh lalat atau serangga, serta mencuci sayur dan buah dengan air yang mengalir dan bersih .


  • Pentingnya pola hidup aktif dan berolahraga
Disini dituntut kesimbanggan antara asupan dan pengeluaran energi untuk berakktivitas. Bila energi yang masuk lebih kecil dari kebutuhhan energi untuk aktivitas, BB akan kurus dan menjadi kurus. Sebaliknya bila asupan energi tinggi dari aktivitas yang dikeluarkan maka dapat terjadi kegemukan. Sekarang kita dilanda syndrome yang dinamakan pola hidup santai yang dimana mendorong terjadinya kegemukan dan munculnya penyakit degenaratif, sebagai baggian dari beban ganda masalah gizi.


Para pendahulu kita dari generasi awal Islam, menunjukkan pentingnya membentuk jasmani yang kuat sebagaimana kita harus terus memupuk keimanan kita dengan menuntut ilmu agama dan beramal saleh. Umar bin Al-Khaththab radiallahu ‘anhu berkata:
عَلِّمُوْا أَبْنَائَكُم السِّبَاحَةَ وَالرِّمَايَةَ وَرُكُوْبَ الخَيْلِ
“Ajarilah anak-anak kalian berenang, memanah, dan menunggang kuda.”

Semua contoh aktivitas tersebut adalah dalam rangka mempersiapkan dan melatih jasmani kita agar senantiasa kuat dan sehat di dalam mengemban tugas-tugas yang Allah Subhanah wa Ta’ala berikan kepada kita. Di dalam buku ‘Nida’ ilal Murabbiyyin’, Asy-Syaikh Muhammad Jamil Zainu rahimahullah ketika mengomentari hadits, “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih Allah Subhanah wa Ta’ala cintai daripada mukmin yang lemah”, beliau mengatakan, “Karena mukmin yang kuat jasmaninya akan lebih kuat dan lebih bersemangat di dalam menunaikan ibadah badaniyah seperti shalat, puasa, haji, jihad, dan yang selainnya.”

Oleh sebab itu Membiasakan hidup aktif bergerak dan berrolah raga teratur merupakan baggian dari pola hidup ber-gizi seimbang.


  • Pentingnya berat badan ideal
Keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas dapat diukur denggan naik turunnya BB. Badan yang sehat antara lain ditengarahi dengan kemampuan tubuh untuk mempertahankan BB ideal. Yang dimaksud BB ideal adalah BB yang serasi dengan tinggi badan.  


  • Memberikan ASI saja kepada Bayi selama 6 Bulan
ASI eksklusif adalah pemberian air susu ibu kepada bayi umur 0 – 6 bulan tanpa diberikan makanan atau minuman tambahan selain obat untuk terapi (pengobatan penyakit). ASI merupakan satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologi sosial maupun spiritual. ASI mengandung zat gizi, hormon, unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi, serta anti inflamasi. Zat Gizi dalam ASI mencakup hampir 200 unsur zat makanan. ASI adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Allah yang memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat–zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susu memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama ASI juga sangat kaya akan sari – sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan system saraf.


Dalam Ayat Alloh terangkan mengenai ASI, yaitu Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, iaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan” (Surah Al-Baqarah : ayat 233.

Berikut beberapa manfaat ASI antara lain:
  1. Mudah dicerna
  2. ASI mengandung zat – zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.
  3. Protein ASI lebih mudah diserap dibanding pada susu sapi.
  4. Bermanfaat untuk kecerdasan, karena mengandung asam lemak dan asam amino yang penting untuk perkembangan otak.
  5. Meningkatkan kekebalan, sehingga bayi tidak mudah sakit.
  6. Bersih dan bebas pencemaran.
  7. Kontak langsung antara ibu dengan bayi akan membentuk ikatan kasih sayang yang bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan psikologis bayi.
  8. Bersih dan murah, sehingga aman untuk bayi dan hemat.

Masalah Gizi pada Anak dan Solusi Praktis


Picture Google
Masalah Gizi pada Anak dan Solusi Praktis


Portal Gizi -- Air susu ibu (ASI) adalah satu-satunya makanan yang mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi 0-6 bulan. Dengan demikian ASI saja diberikan kepada bayi selama 6 bulan, merupakan makanan pertama bagi bayi yang bergizi seimbang.

Kebutuhan gizi bayi makin meningkat dan tidak dapat tercukupi sepenuhnya oleh ASI sehingga perlu ditambah dengan diberikan MP-ASI.

Sejak konsepsi sampai dua tahun pertama kehidupan, mas ini adalah masa kritis dan termasuk kelompok window of opportunity. Masa ini sel-sel otak tumbuh makin cepat sedemikian rupa sehingga saat usia du tahun pertumbuhan sel-sel otaknya mencapai 80%, inilah yang bertanggungjawab dalam masa kecerdasan anak.

Itulah sebabnya kecukupan gizi pada masa ini perlu diperhatikan. Jika tidak diperhatikan pada masa ini maka akan terjadi GAGAL TUMBUH-KEMBANG dan akan berlangsung permanen.. ASI Tidak Ekslusif dan MP-ASI tidak mencukupi inilah salah satu penyebabnya.

3 Masalah umum terkait Gizi dan Makanan.
  • Bayi sering menangis BUKAN berarti ASI tidak cukup
Ini adalah salah satu penyebab kegagalan ASI ekslusif, Ibu mengganggap ASI yang diberikan tidak cukup sehingga anak menangis dan ibu berpikiran untuk diberikan makanan tambahan. Ini tidak benar. Sampai umur 6 bulan, kebutuhan bayi cukup dipenuhi oleh ASI saja. Produksi ASI sangat bergantung pada intensitas bayi menyusu.

Terkait menangis ini hanya reaksi emosi bayi, karena merupakan cara komunikasi bayi untuk beritahu kebutuhannya, seperti rasa haus, lapar, kedinginan, popok basah, dll. Jadi setiap menangis, bukan berarti si bayi lapar, boleh jadi karena kedinginan atau popok basah…Bila bayi sambil membuka mulutnya, boleh jadi Bayi memang lapar.


  • ASI sedikit/kurang
Kita ketahui produksi ASI sangat bergantung pada rangsangan di putting SUSU (isapan) oleh bayi. Hal inilah yang merangsang pengeluaran hormone prolaktin dan oksitosin. Kian sering dan makin banyak bayi menyusu, semakin banyak produksinya dan semakin lancer pengeluarannya. Dan SEBALIKNYA. Oleh sebab itu bayi 0-6 bulan apabila sudah diberikan makanan tambahan, ia akan merasa kenyang sehingga malas menyusu, sehingga produksi dan pengeluaran terganggu.

Ada juga penyebab lain, karena posisi ibu saat menyusui salah atau ibu mengalami masalah emosi. Untuk bisa mengalirkan ASI, ibu membutuhkan let down reflex dan inilah sangat dipengaruhi oleh emosi. Oleh sebab itu ibu harus selalu dalam keadaan tenang dan berpikir positif.


  • Mulai sulit Makan
Sulit makan ditandai makanan sering diemut, makan sambil bermain, dan menolak makanan tertentu. Ortu harus mencari tahu kenapa itu terjadi, karena makanannnya itu itu saja atau lainnya. Usahakan lebih kreatif dalam menyajikan makanan. Pola makan yang diberikan 3 kali makan makanan utama dan 2 kali selingan. Jangan membuat anak tertekan atau dalam keadaan nangis diberikan makan.


SOLUSI PRAKTIS

Laksanakan Konsep Gizi Seimbang
  • 0-6 Bulan, ASI saja
  • 6-7 Bulan, ditambah MP-ASI dengan bentuk lembut/lumat. Contohnya, Biskuit yang dicaikan dengan ASI dan Buah yang dilumatkan
  • 8-9 Bulan, dapat diberikan bubur biasa sebanyak 8 SDM
  • 10-12 bulan, Biasanya samakan dengan makanan keluarga, sehingga di usia 12 bulan sudah dapat makan bersama kelurga. Gunakan nasi lembek dalam hal ini
  • 1-2 tahun, Usia ini diharapkan menggkonsumsi makanan keluarga agar anak dibiasakan dengan kebiasaan makanan keluarga


  • Pola Hidup Bersih
Kebersihan dalam pengolahan dan penyajian makanan. Ini dilakukan agar bayi dapat terhindar dari penyakit ;

Kebersihan gigi dan mulut
Untuk bayi bersihkan permukaan gigi dan gusinya dengan menggunakan kasa steril yang dibasahi air matang

Kebersihan Tubuh
Mandikan bayi 2 kali sehari setiap pagi dan sore agar terhindar dari kuman yang menghinggapi tubuhnya


Pemantauan Berat Badan
Alasannya karena Anak sehat, tambah umur, tambah berat badan (BB) dan panjang/tinggi badan (PB/TB). Karena 2 bulan berturut-turt tidak terjadi penambahan berat badan berarti pertumbuhan anak terganggu yang merupakan tanda awal kekurangan gizi.


Semoga bermanfaat para Ibu yang selalu berusaha agar anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik.

Oleh Taufik Maryusman, S.Gz, M.Gizi, M.Pd